Translate
Selasa, 13 Januari 2015
Mafia Tengik
Kau merekayasa segala hal.
Membuka rekening dengan cara brutal.
Sembunyikan kemaluannya di bawah bantal.
Dasar ikan buntal!
Perutmu semakin maju kedepan.
Hingga kau tak bisa melihat kemaluan sendiri.
Kau memang mapan tapi bukan yang terdepan.
Manusia tak tahu diri hidupnya mirip babi.
Minggu, 07 Desember 2014
Harapan Mulia Dari Teman Lama
Waktu itu aku lagi
perjalanan pulang
kerumah sehabis pulang sekolah, ngga
sengaja ngelihat temen lama aku, yang
sekarang keadaannya udah berbeda jauh.
Terlihat dia sekarang lebih kurus, pipinya
yang semakin tirus, dan matanya yang
semakin tajam kedalam.
"Solihin.. Solihin.." Aku sapa dia, dengan
maksud ingin menanyai kabarnya.
kerumah sehabis pulang sekolah, ngga
sengaja ngelihat temen lama aku, yang
sekarang keadaannya udah berbeda jauh.
Terlihat dia sekarang lebih kurus, pipinya
yang semakin tirus, dan matanya yang
semakin tajam kedalam.
"Solihin.. Solihin.." Aku sapa dia, dengan
maksud ingin menanyai kabarnya.
Selasa, 18 November 2014
Aku dan paham Straight Edge
Sebelumnya mungkin
ada banyak orang yang
ngga tahu apa itu Straight Edge, kurang pas
kalo aku cerita tentang paham yang satu ini,
tapi pembaca yang budiman ngga tau apa itu
straight edge.
Sebenernya apa sih paham Straight Edge itu
Jim?
google

Straight Edge adalah sebuah paham, gaya
hidup, filosofi dan pergerakan anak muda
yang menganut anti penggunaan narkoba,
penggunaan minuman beralkohol, merokok,
dan hubungan sex bebas. Straight Edge juga
sebuah motivasi hidup untuk tidak merusak
diri sendiri dengan mengonsumsi obat-
obatan yang dianggap berbahaya untuk diri
sendiri dan penyikapannya kembali kepada
kontrol individu. Gaya hidup Straight Edge
mencoba untuk memberikan alternatif baru
di scene punk/hardcore yang sangat identik
dengan kebiasaan mabuk dan kerusuhan.
Yap! Aku suka musik Punk, tapi tidak serta
merta aku hanyut dalam budaya punk yang
keliru. Aku ambil hal positifnya dan buang hal
yang negatifnya.
Aku pikir menjadi penyuka musik punk ngga
harus rajin mabuk, ngga harus doyan ngobat.
Kalo ada suatu hal yang positif tapi itu
masih dalam koridor punk, kenapa harus
ngelakuin hal yang negatif bro?
Yup! Bisa dibilang aku berada dilingkup
keluarga yang paham agama, dari kecil aku
diajarin untuk melakukan hal-hal yang
positif. Aku ngaji, sekolah Madrasah, dan
sekarang sekolah di stm yang juga pelajaran
agamanya kuat. Jadi meskipun aku penyuka
berat musik punk, tapi aku tau mana hal
yang harus aku terima dikehidupan aku. :D
Emang orang kaya kamu ngaji juga jim?
Iya dong, aku juga ngaji. Aku ngaji kitab
Safinah jadi lumayan tau tentang hukum
fiqih, dan mabuk termasuk hal yang dilarang
makanya aku jauhi. :D
Aku juga salah satu orang yang ngga sreg
sama sex bebas, sex itu untuk satu orang
bukan untuk gonta-ganti pasangan, sex itu
sesudah menikah bukan sebelum menikah.
Jadi belajarlah untuk setia pada satu
pasangan, dan inget jangan dilakuin sebelum
nikah. Kasian anaknya ntr jadi anak haram.
Hehehe.
Tapi terserah kalian juga sih mau melakukan
atau tidak, intinya sih Do it Yourself! Jangan
cuma ikut-ikutan, tapi harus tau apa
manfaatnya buat kalian. Bosen ngeliat
orang-orang yang cuma ikut-ikutan doang,
apapun yang lagi ngetrand diikuti, udah kaya
bunglon. tapi ngga pernah tau sari-pati nya
kaya apa! :D
Cuma itu yang bisa aku tulis, akhir-akhir ini
memang jarang posting. Lagi fokus
buat Ujian akhir semester. Haha. Sekian, semoga
bermanfaat.
ngga tahu apa itu Straight Edge, kurang pas
kalo aku cerita tentang paham yang satu ini,
tapi pembaca yang budiman ngga tau apa itu
straight edge.
Sebenernya apa sih paham Straight Edge itu
Jim?

Straight Edge adalah sebuah paham, gaya
hidup, filosofi dan pergerakan anak muda
yang menganut anti penggunaan narkoba,
penggunaan minuman beralkohol, merokok,
dan hubungan sex bebas. Straight Edge juga
sebuah motivasi hidup untuk tidak merusak
diri sendiri dengan mengonsumsi obat-
obatan yang dianggap berbahaya untuk diri
sendiri dan penyikapannya kembali kepada
kontrol individu. Gaya hidup Straight Edge
mencoba untuk memberikan alternatif baru
di scene punk/hardcore yang sangat identik
dengan kebiasaan mabuk dan kerusuhan.
Yap! Aku suka musik Punk, tapi tidak serta
merta aku hanyut dalam budaya punk yang
keliru. Aku ambil hal positifnya dan buang hal
yang negatifnya.
Aku pikir menjadi penyuka musik punk ngga
harus rajin mabuk, ngga harus doyan ngobat.
Kalo ada suatu hal yang positif tapi itu
masih dalam koridor punk, kenapa harus
ngelakuin hal yang negatif bro?
Yup! Bisa dibilang aku berada dilingkup
keluarga yang paham agama, dari kecil aku
diajarin untuk melakukan hal-hal yang
positif. Aku ngaji, sekolah Madrasah, dan
sekarang sekolah di stm yang juga pelajaran
agamanya kuat. Jadi meskipun aku penyuka
berat musik punk, tapi aku tau mana hal
yang harus aku terima dikehidupan aku. :D
Emang orang kaya kamu ngaji juga jim?
Iya dong, aku juga ngaji. Aku ngaji kitab
Safinah jadi lumayan tau tentang hukum
fiqih, dan mabuk termasuk hal yang dilarang
makanya aku jauhi. :D
Aku juga salah satu orang yang ngga sreg
sama sex bebas, sex itu untuk satu orang
bukan untuk gonta-ganti pasangan, sex itu
sesudah menikah bukan sebelum menikah.
Jadi belajarlah untuk setia pada satu
pasangan, dan inget jangan dilakuin sebelum
nikah. Kasian anaknya ntr jadi anak haram.
Hehehe.
Tapi terserah kalian juga sih mau melakukan
atau tidak, intinya sih Do it Yourself! Jangan
cuma ikut-ikutan, tapi harus tau apa
manfaatnya buat kalian. Bosen ngeliat
orang-orang yang cuma ikut-ikutan doang,
apapun yang lagi ngetrand diikuti, udah kaya
bunglon. tapi ngga pernah tau sari-pati nya
kaya apa! :D
Cuma itu yang bisa aku tulis, akhir-akhir ini
memang jarang posting. Lagi fokus
buat Ujian akhir semester. Haha. Sekian, semoga
bermanfaat.
Selasa, 04 November 2014
Galau Ditangan Orang Kreatif
Galau, udah
beberapa tahun ini memang lagi
ngetrand. Saking ngetrandnya sampai
Briptu Norman pun kalah saing dan sekarang
doi jadi penjual bubur.
Banyak yang menyikapi galau ini dengan
berbagai cara, ada yang berlebihan dan ada
juga yang menyikapinya dengan 'cool'.
Ngga ada yang salah sih kalau kamu galau, cuma
cara menyikapinya itu lho yang salah.
Galau ditinggal pacar. nyusahin orang lain,
nyampah, dan berusaha minum air aki.
Menyikapi galau dengan cara seperti ini
adalah ciri-ciri Meganthropus erectus. Tau
kan Meganthropus erectus? Iya, manusia
purba!
Meganthropus Erectus

Berbeda dengan galau yang ditunjukan
orang-orang kreatif, mereka ngga akan
buat galau menjadi hal yang sia-sia. Mereka
punya cara sendiri untuk menyikapi
kegalauannya. Dan, Yup! sekarang aku
bakal share tentang galau yang ditunjukan oleh
orang-orang kreatif, langsung saja :
1. Bikin Lagu
Kebanyakan orang kreatif kalo galau ini bikin
lagu, dan kebanyakan laku juga dipasaran.
ngga tau kenapa, tapi mungkin memang selera
musik orang Indonesia adalah musik galau.
kalian tau kan Andika eks Vokalis
kangen band? Doi kalo galau itu bikin lagu,
bisa ngehasilin karya, bisa bikin tenar, dapet
duit pula, dan yang jelas sampai bikin doi
nikah 4 kali bro. Andika udah nikah 4 kali lho
dan kamu masih ngarepin mantan aja, ya
kalah telak! :D

2. Menulis Puisi
Menulis puisi, iya menulis puisi. Orang kreatif
pasti tau cara menempatkan kegalauannya
dengan menulis puisi, menulis puisi tentang
hal-hal kegalauannya. Merangkai kata-kata
menjadi suatu yang indah, dan itu keren
sekali.
3. Bikin buku
Aku liat buku-buku sekarang banyak yang
mengangkat tentang permasalahan remaja,
kaya percintaan gitu. Itu tuh hasil dari 'galau'
nya orang kreatif. Mereka tau dari pada
update status nganggur mending juga bikin
buku. Coba kamu bayangin, status-status
galau kamu difacebook mulai dari jaman
kamu pertama kali bikin facebook, waktu
masih alay-alaynya dan ketikannya bikin
sakit mata yang baca sampai status-
status facebook kamu yang sekarang. Kira-
kira kalo dibuat cerita dibuku mungkin udah
jadi buku yang tebelnya ngga kekira.
4. Menjadikan sebuah motivasi
Yup. ini mungkin sedikit berbeda dari hal yang
diatas, Tapi ini juga termasuk hal yang
dilakukan orang-orang kreatif ketika galau.
Menjadikan sebuah motivasi : motivasi untuk
hidup lebih baik lagi, motivasi untuk bikin
mantan menyesal, motivasi untuk menjadi
lebih tampan/cantik, dan motivasi untuk
bisa menyaingi eyang subur.
Biasanya sih cara seperti ini bisa bikin kita
untuk berusaha lebih baik lagi kedepannya.
Kamu galau ditinggal pacar krn kamu
mungkin kurang tajir, kurang ganteng, atau
mungkin kamu dekil. Nah saat itu juga kamu
termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi biar
ngga ditinggal pacar untuk kesekian kalinya!
Bijaklah dalam menyikapi kegalauan, ngga usah
lebay. Apalagi sampe kehal-hal konyol. Kan
lucu kalo nanti muncul berita dikoran
"Seorang remaja galau ditinggal pacar,
nekad nelen 10 lempeng tramadol hingga
tewas". Kalo aku sih mending juga nelen
mantan hidup-hidup. :D
Cuma segitu yang bisa aku share, semoga
bermanfaat :)
ngetrand. Saking ngetrandnya sampai
Briptu Norman pun kalah saing dan sekarang
doi jadi penjual bubur.
Banyak yang menyikapi galau ini dengan
berbagai cara, ada yang berlebihan dan ada
juga yang menyikapinya dengan 'cool'.
Ngga ada yang salah sih kalau kamu galau, cuma
cara menyikapinya itu lho yang salah.
Galau ditinggal pacar. nyusahin orang lain,
nyampah, dan berusaha minum air aki.
Menyikapi galau dengan cara seperti ini
adalah ciri-ciri Meganthropus erectus. Tau
kan Meganthropus erectus? Iya, manusia
purba!
Meganthropus Erectus

Berbeda dengan galau yang ditunjukan
orang-orang kreatif, mereka ngga akan
buat galau menjadi hal yang sia-sia. Mereka
punya cara sendiri untuk menyikapi
kegalauannya. Dan, Yup! sekarang aku
bakal share tentang galau yang ditunjukan oleh
orang-orang kreatif, langsung saja :
1. Bikin Lagu
Kebanyakan orang kreatif kalo galau ini bikin
lagu, dan kebanyakan laku juga dipasaran.
ngga tau kenapa, tapi mungkin memang selera
musik orang Indonesia adalah musik galau.
kalian tau kan Andika eks Vokalis
kangen band? Doi kalo galau itu bikin lagu,
bisa ngehasilin karya, bisa bikin tenar, dapet
duit pula, dan yang jelas sampai bikin doi
nikah 4 kali bro. Andika udah nikah 4 kali lho
dan kamu masih ngarepin mantan aja, ya
kalah telak! :D

2. Menulis Puisi
Menulis puisi, iya menulis puisi. Orang kreatif
pasti tau cara menempatkan kegalauannya
dengan menulis puisi, menulis puisi tentang
hal-hal kegalauannya. Merangkai kata-kata
menjadi suatu yang indah, dan itu keren
sekali.
3. Bikin buku
Aku liat buku-buku sekarang banyak yang
mengangkat tentang permasalahan remaja,
kaya percintaan gitu. Itu tuh hasil dari 'galau'
nya orang kreatif. Mereka tau dari pada
update status nganggur mending juga bikin
buku. Coba kamu bayangin, status-status
galau kamu difacebook mulai dari jaman
kamu pertama kali bikin facebook, waktu
masih alay-alaynya dan ketikannya bikin
sakit mata yang baca sampai status-
status facebook kamu yang sekarang. Kira-
kira kalo dibuat cerita dibuku mungkin udah
jadi buku yang tebelnya ngga kekira.
4. Menjadikan sebuah motivasi
Yup. ini mungkin sedikit berbeda dari hal yang
diatas, Tapi ini juga termasuk hal yang
dilakukan orang-orang kreatif ketika galau.
Menjadikan sebuah motivasi : motivasi untuk
hidup lebih baik lagi, motivasi untuk bikin
mantan menyesal, motivasi untuk menjadi
lebih tampan/cantik, dan motivasi untuk
bisa menyaingi eyang subur.
Biasanya sih cara seperti ini bisa bikin kita
untuk berusaha lebih baik lagi kedepannya.
Kamu galau ditinggal pacar krn kamu
mungkin kurang tajir, kurang ganteng, atau
mungkin kamu dekil. Nah saat itu juga kamu
termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi biar
ngga ditinggal pacar untuk kesekian kalinya!
Bijaklah dalam menyikapi kegalauan, ngga usah
lebay. Apalagi sampe kehal-hal konyol. Kan
lucu kalo nanti muncul berita dikoran
"Seorang remaja galau ditinggal pacar,
nekad nelen 10 lempeng tramadol hingga
tewas". Kalo aku sih mending juga nelen
mantan hidup-hidup. :D
Cuma segitu yang bisa aku share, semoga
bermanfaat :)
Rabu, 29 Oktober 2014
Sebuah Perjalan Yang menginspirasi
Pagi itu seperti
biasa aku berkemas untuk
menuntut ilmu, aku pakai seragam ijo-ijo
khas sekolah aku, merapikan rambut biar
keliatan lebih rapih, menyiapkan jadwal
pelajaran, dan Pukul 06:30 aku mulai
perjalanan untuk berangkat sekolah. Dari
rumah menuju jalan raya aku jalan kaki.
Sesampainya di jalan raya, aku sengaja ngga
langsung berangkat biasa anak STM. :D
Setelah dirasa udah memasuki waktu yang
pas buat berangkat sekolah, aku bergegas
buat berhentiin angkot. Didalam angkot aku
lebih memilih diem, sambil mikirin berapa
mantan yang udah aku buat bahagia! :D
Sengaja aku ngga turun ditempat seperti
biasa, iya aku ngga mau rugi. Udah bayar
ongkos 2rb, masa cuma bentar bgt naik
angkotnya haha. Jadi aku lebih memilih jalan
memutar, secara aku ngga mau rugi, aku
juga berpikiran untuk berbagi rezeki buat
angkot jurusan lain. Meskipun resikonya
adalah datang sekolah terlambat dan jadi
santapan empuk guru piket.
Aku turun disebuah perempatan jalan, dan
melanjutkan naik angkot jurusan lain. Selang
beberapa meter ada seorang wanita yang
juga mau berangkat sekolah sambil
menuntun bapak-bapak yang 'maaf' kondisi
fisiknya ngga memungkinkan untuk jalan
sendiri. Iya, bapak-bapak itu adalah seorang
'tunanetra'.

"Keren nih cewek, udah cantik, ngga anti
sosial pula" pikir aku, sambil ngeliatin cewek
itu.
Jarang-jarang ada cewek cantik yang ngga
anti sosial, sayang waktu itu aku ngga
sempet kenalan. Soalnya aku ngga kepikiran
kearah situ sih. Aku lebih fokus sama hal
sosial yang dia lakuin. :))
Sepanjang perjalanan, pandangan aku
terfokus sama Bapak dan wanita itu..
Meskipun bapak dan wanita itu tidak
mempunyai ikatan keluarga, tapi aku liat
bapak dan wanita itu lumayan akrab.
Selang beberapa lama, wanita itu pun turun
dari angkot tak lupa diapun berpamitan
dengan bapak itu dan langsung bergegas
berjalan menuju ke sekolahnya. Otomatis
didalam angkot cuma ada aku, bapak itu,
satu penumpang didepan dan sopir itu
sendiri.
Pandangan aku sekarang lebih terfokus
sama bapak itu, aku liatin dengan seksama
dari ujung rambut sampai ujung kukunya.
Pakainnya yang lusuh, kakinya yang tanpa
alas kaki, tongkatnya yang setia
menemaninya, dan sebuah tas yang dia
gendong. Aku liat isi tas dari bapak itu
adalah sebuah obat herbal sejenis tanam-
tanaman herbal yang udah dikemasi dengan
rapih, mungkin bapak itu seorang penjual
obat herbal.. Oh shit! Ternyata ada bapak-
bapak yang lebih keren dari bapak aku.
Hebatnya bapak ini, meskipun kondisi
fisiknya ngga memungkinkan tapi masih
semangat untuk bekerja dan ogah buat
nyusahin orang lain. Malu dong kalo kamu
yang punya kondisi fisik sempurna tapi cuma
bisanya minta-minta dan nyusahin orang
lain.
Aku kepikiran, kalo bapak ini punya keluarga
ngga? Bagaimana cara dia berdagang
dengan kondisi fisik seperti itu? Bagaimana
dia tau tempat yang dia tuju? Kapan dia tau
waktunya bilang kiri? Dll. Segudang
pertanyaan terbesti dipikiran aku, rasanya
ingin sekali bertanya ke bapak itu, tapi aku
ngga memberanikan diri dan lebih memilih
untuk terus mengamatinya.
Tapi aku yakin, tuhan punya caranya sendiri
untuk menolong hambanya. Tuhan ngga akan
menciptakan manusia tanpa kelebihan dan
kekurangan. Aku yakin, ada kelebihan dari
bapak itu sehingga mampu menutupi
kekurangannya. Selain itu, rasa semangat
dari bapak itu mampu buat bapak itu
bertahan menjalani hidupnya.
Saking seriusnya aku mengamati bapak itu,
tak terasa angkot sudah sampai di gang
menuju sekolah, aku minta angkot untuk
berhenti dan aku bergegas masuk ke
sekolah.. Sejujurnya aku ngga enak ninggalin
bapak itu sendirian didalam angkot, tapi mau
gimana lagi aku harus berangkat sekolah.
Dan, Yup! Seperti prediksi aku, aku pasti
terlambat masuk sekolah dan dihadang guru
piket, tapi mungkin krn suasana hati guru
piket itu lagi ngga badmood, aku disuruh
langsung masuk tanpa hukuman apapun.
Akupun masuk sekolah dengan
membusungkan dada! :D
Sekian cerita aku tentang perjalanan ke
sekolah, aku terinspirasi dari perjuangan
hidup bapak itu. Semoga lain waktu aku juga
bisa bertemu kembali dengan bapak itu hehe.
Semoga bermanfaat! :)
menuntut ilmu, aku pakai seragam ijo-ijo
khas sekolah aku, merapikan rambut biar
keliatan lebih rapih, menyiapkan jadwal
pelajaran, dan Pukul 06:30 aku mulai
perjalanan untuk berangkat sekolah. Dari
rumah menuju jalan raya aku jalan kaki.
Sesampainya di jalan raya, aku sengaja ngga
langsung berangkat biasa anak STM. :D
Setelah dirasa udah memasuki waktu yang
pas buat berangkat sekolah, aku bergegas
buat berhentiin angkot. Didalam angkot aku
lebih memilih diem, sambil mikirin berapa
mantan yang udah aku buat bahagia! :D
Sengaja aku ngga turun ditempat seperti
biasa, iya aku ngga mau rugi. Udah bayar
ongkos 2rb, masa cuma bentar bgt naik
angkotnya haha. Jadi aku lebih memilih jalan
memutar, secara aku ngga mau rugi, aku
juga berpikiran untuk berbagi rezeki buat
angkot jurusan lain. Meskipun resikonya
adalah datang sekolah terlambat dan jadi
santapan empuk guru piket.
Aku turun disebuah perempatan jalan, dan
melanjutkan naik angkot jurusan lain. Selang
beberapa meter ada seorang wanita yang
juga mau berangkat sekolah sambil
menuntun bapak-bapak yang 'maaf' kondisi
fisiknya ngga memungkinkan untuk jalan
sendiri. Iya, bapak-bapak itu adalah seorang
'tunanetra'.

"Keren nih cewek, udah cantik, ngga anti
sosial pula" pikir aku, sambil ngeliatin cewek
itu.
Jarang-jarang ada cewek cantik yang ngga
anti sosial, sayang waktu itu aku ngga
sempet kenalan. Soalnya aku ngga kepikiran
kearah situ sih. Aku lebih fokus sama hal
sosial yang dia lakuin. :))
Sepanjang perjalanan, pandangan aku
terfokus sama Bapak dan wanita itu..
Meskipun bapak dan wanita itu tidak
mempunyai ikatan keluarga, tapi aku liat
bapak dan wanita itu lumayan akrab.
Selang beberapa lama, wanita itu pun turun
dari angkot tak lupa diapun berpamitan
dengan bapak itu dan langsung bergegas
berjalan menuju ke sekolahnya. Otomatis
didalam angkot cuma ada aku, bapak itu,
satu penumpang didepan dan sopir itu
sendiri.
Pandangan aku sekarang lebih terfokus
sama bapak itu, aku liatin dengan seksama
dari ujung rambut sampai ujung kukunya.
Pakainnya yang lusuh, kakinya yang tanpa
alas kaki, tongkatnya yang setia
menemaninya, dan sebuah tas yang dia
gendong. Aku liat isi tas dari bapak itu
adalah sebuah obat herbal sejenis tanam-
tanaman herbal yang udah dikemasi dengan
rapih, mungkin bapak itu seorang penjual
obat herbal.. Oh shit! Ternyata ada bapak-
bapak yang lebih keren dari bapak aku.
Hebatnya bapak ini, meskipun kondisi
fisiknya ngga memungkinkan tapi masih
semangat untuk bekerja dan ogah buat
nyusahin orang lain. Malu dong kalo kamu
yang punya kondisi fisik sempurna tapi cuma
bisanya minta-minta dan nyusahin orang
lain.
Aku kepikiran, kalo bapak ini punya keluarga
ngga? Bagaimana cara dia berdagang
dengan kondisi fisik seperti itu? Bagaimana
dia tau tempat yang dia tuju? Kapan dia tau
waktunya bilang kiri? Dll. Segudang
pertanyaan terbesti dipikiran aku, rasanya
ingin sekali bertanya ke bapak itu, tapi aku
ngga memberanikan diri dan lebih memilih
untuk terus mengamatinya.
Tapi aku yakin, tuhan punya caranya sendiri
untuk menolong hambanya. Tuhan ngga akan
menciptakan manusia tanpa kelebihan dan
kekurangan. Aku yakin, ada kelebihan dari
bapak itu sehingga mampu menutupi
kekurangannya. Selain itu, rasa semangat
dari bapak itu mampu buat bapak itu
bertahan menjalani hidupnya.
Saking seriusnya aku mengamati bapak itu,
tak terasa angkot sudah sampai di gang
menuju sekolah, aku minta angkot untuk
berhenti dan aku bergegas masuk ke
sekolah.. Sejujurnya aku ngga enak ninggalin
bapak itu sendirian didalam angkot, tapi mau
gimana lagi aku harus berangkat sekolah.
Dan, Yup! Seperti prediksi aku, aku pasti
terlambat masuk sekolah dan dihadang guru
piket, tapi mungkin krn suasana hati guru
piket itu lagi ngga badmood, aku disuruh
langsung masuk tanpa hukuman apapun.
Akupun masuk sekolah dengan
membusungkan dada! :D
Sekian cerita aku tentang perjalanan ke
sekolah, aku terinspirasi dari perjuangan
hidup bapak itu. Semoga lain waktu aku juga
bisa bertemu kembali dengan bapak itu hehe.
Semoga bermanfaat! :)
Langganan:
Postingan (Atom)